Junta Militer Myanmar akan segera runtuh???
Friday, September 28th, 2007Kalau melihat berita tentang Myanmar, dulu namanya Burma/Birma, gue lebih suka nyebutnya Burma, karena memang nama Burma berasal dari founding father Burma dan kemudian diubah oleh junta militer, junta berusaha keras men-sensor semua berita atau video/gambar yang keluar dari Burma baik dari internet, telepon maupun satelit. Tapi tetep aja, banyak gambar/video yang keluar Burma, kalo diliat di CNN, BCC dan Aljazeera. Jika dibandingkan dengan demonstrasi besar di tahun 1988, yang dipelopori oleh mahasiswa, dimana 3000 demonstran mati ditembak tentara, demonstrasi sekarang beda, karena sekarang dipelopori oleh Bhiksu (seperti ustadz dan santri di Islam). Disamping itu sekarang jamannya jauh lebih terbuka, dengan adanya internet (youtube), video call, MMS, GPRS, dll. Kalo demonstrasi di tahun 1988, isu-nya beda tapi sebenernya sama, dimana tahun 1988, mahasiswa meminta perubahan ke arah demokrasi melalui pemilihan bebas dan langsung sementara sekarang disebabkan kenaikan bahan bakar minyak sampai 500%, ini pasti karena pemerintahan junta militer sudah tidak sanggup lagi mempertahankan harga BBM di Burma dengan harga BBM di dunia yang sudah di atas US$ 80 per barel. Tapi isu dasarnya tetap sama yaitu perubahan ke arah demokrasi, dimana semuanya dipelopori dan dipimpin oleh pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi (anak dari jenderal Aung San, founding father Burma, seperti Soekarno, founding father Indonesia), yang sudah menjadi tahanan rumah selama 15 tahun oleh junta militer. Kenapa junta militer bisa bertahan selama ini? Karena junta melakukan isolasi total burma dan juga didukung oleh Cina dan India, terutama Cina yang banyak meng-impor kekayaan alam Burma. Kalau kita bandingkan dengan "people power" di Filipina dan Indonesia, keberhasilan gerakan pro demokrasi karena militer tidak menggunakan kekuatannya secara penuh untuk menumpas demonstran. Tetapi gue yakin, cuma masalah waktu, junta militer akan runtuh, dan yang akan menumbangkannya ialah kombinasi antara gerakan pro demokrasi dan keadaan ekonomi yang makin memburuk di Burma, kalau ekonomi makin memburuk, pasti seluruh rakyat akan bersatu untuk menumbangkan junta militer!!
Pemerhati Burma…